5 Contribution - Prinsip Asuransi

5 Contribution – Prinsip Asuransi

5 Contribution – Prinsip Asuransi Prinsip Asuransi ke lima adalah Contribution, definisinya adalah sbb: ”hak seorang penanggung untuk meminta para penanggung lain yang turut bertanggung jawab kepada tertanggung yang sama untuk turut menanggung suatu kerugian tertentu yang ganti rugi penuhnya (full indemnity) telah dibayar oleh penanggung yang pertama tersebut. Jika full indemnity belum diterima oleh […]

4 Subrogation - Prinsip Asuransi

4 Subrogation – Prinsip Asuransi

4 Subrogation – Prinsip Asuransi Prinsip Asuransi yang ke 4 adalah Subrogasi, Definisi subrogasi bisa dinyatakan sbb : ”an Insurer, having indemnified a person, is entitled to receive back from the insured anything he may receive from any other source”(seorang penanggung yang telah membayar kerugian sesuai barang yang dipertangungkan, menggantikan si tertanggung dalam segala hak […]

3 Indemnity - Prinsip Asuransi

3 Indemnity – Prinsip Asuransi

3 Indemnity – Prinsip Asuransi Prinsip ketiga dalam Asuransi adalah Indemnity, dimana  definisi nya adalah sbb : ”an exact financial compensation to place the insured in the same financial position after a loss as he enjoyed immediately before it occurred”(suatu mekanisme dimana penanggung memberikan kompensasi keuangan dalam usaha untuk menempatkan tertanggung pada keadaan posisi keuangan […]

2 Insurable Interest - Prinsip Asuransi

2 Insurable Interest – Prinsip Asuransi

2 Insurable Interest – Prinsip Asuransi Prinsip kedua didalam Asuransi adalah Insurable Interest. Definisi Insurable interest ini sendiri adalah : Definisi :”legal right to insure arising out of a financial relationship, recognized at law between the insured and the subject matter of the insurance”(hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan […]

1 Utmost Good Faith - Prinsip Asuransi

1 Utmost Good Faith – Prinsip Asuransi

1 Utmost Good Faith – Prinsip Asuransi Didalam Asuransi, dikenal Prinsip Utmost Good Faith, atau Unerima Fidei, yaitu prinsip itikad baik.  Definisi “utmost Good Faith” itu sendiri adalah sbb : “A positive duty to voluntary disclose accurately and fully all facts material to the risk being proposed, whether asked for them or not” Update Berita […]