Optimisme Pasar bagi Pertumbuhan Asuransi Kendaraan

Optimisme Pasar bagi Pertumbuhan Asuransi Kendaraan

Optimisme Pasar bagi Pertumbuhan Asuransi Kendaraan

Pertumbuhan Pasar Asuransi Umum, yang dilihat dari pertumbuhan Premi Bruto pada Semester I tahun 2018 yang dicatatkan oleh AAUI naik menjadi 33,1T atau naik/tumbuh sebesar 11% dari tahun ke tahun, menjadi semangat bagi seluruh pelaku pasar Asuransi Umum untuk mentargetkan pertumbuhan akan terus naik pada semester II tahun ini, yang juga akan mengalami pertumbuhan sampai dengan 2 Digit.

Seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua AAUI sekaligus merangkap Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa dan Aktuaria Trinita Situmeang di Jakarta, Senin (27/8/2018) melalui OkeZone bahwa, “Semua lini bisnis positif pertumbuhannya, kecuali asuransi rangka kapal -4,2%, energi -9,2%, dan rekayasa -15,4%, yang mencatatkan pertumbuhan negatif di semester I ini, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan premi yang positif itu, karena pertumbuhan ekonomi sampai Juni 2018, mencapai 5,27% lebih tinggi dibanding Juni 2017 yang hanya sebesar 5,01%. Jadi, untuk pangsa pasar premi asuransi umum masih didominasi dari asuransi harta benda dan asuransi kendaraan bermotor dengan total kontribusi 53,6%,”


Update Berita


Optimisme Pasar bagi Pertumbuhan Asuransi Kendaraan

Dari penjelasan tersebut, Pertumbuhan Pasar Asuransi Umum, akan semakin Optimis pada Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan. Terutama pada sektor Asuransi Kendaraan, pada semester I ada kenaikan sebesar 3,3% dengan premi bruto mencapai Rp. 9,2T (Direktur Eksekutif AAUI Dody AS Dalimunthe, melalui Kontan 29 Agustus 2018)

Hal Senada juga dinyatakan oleh para pelakuk pasar seperti PT. Asuransi Wahana Tata, dan PT. Asuransi Cakrawala Proteksi, sbb :

  • Direktur Utama Aswata Christian Wanandi mengatakan hingga pertengahan tahun ini, lini bisnis tersebut masih menyumbang sekitar 40% dari premi yang didapat perusahaannya. Sampai semester I-2018, Aswata mengantongi total premi sebesar Rp 830 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp 332 miliar diantaranya disumbang dari lini asuransi kendaraan. Menurut Christian, prospek bisnis dari lini usaha ini masih cukup luas untuk bisa lebih berkembang di tengah tahun kedua ini. Karena itu, ia menyebut ada sejumlah strategi yang bakal dilakukan perseroan. (Kontan 29 Agustus 2018)
  • PT Asuransi Cakrawala Proteksi. Dari total premi yang didapat sebesar Rp 675 miliar selama enam bulan pertama tahun ini, sekitar 40% diantaranya berasal dari bisnis tersebut. Wakil Direktur Utama Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro mengakui lini bisnis ini memang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan di sisa tahun ini. Diantaranya karena pergerakan nilai tukar rupiah yang bisa mempengaruhi pasar kendaraan. Meski begitu, ia masih menyimpan optimisme terhadap prospek lini usaha ini. Karena itu, penguatan kerja sama dengan para mitra pemasaran juga jadi salah satu cara yang disiapkan perseroan. (Kontan 29 Agustus 2018)

Sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-kendaraan-diyakini-masih-prospektif

Optimisme Pasar bagi Pertumbuhan Asuransi Kendaraan untuk semester ke-II benar-benar diandalkan bagi hampir seluruh pelaku pasar industri asuransi, untuk meningkatkan kenaikan premi bruto secara global.

Share The Knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •