OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan mencabut sanksi pembatasan kegiatan usaha perusahaan pialang asuransi PT Kantata Mitra Jamindo melalui surat Nomor S-40/NB.1/2018 tanggal 2 Mei 2018, karena telah memenuhi ketentuan ekuitas minimum perusahaan pialang asuransi.

Dengan dicabutnya sanksi tersebut, PT Kantata Mitra Jamindo dapat kembali melakukan jasa keperantaraan asuransi, dengan tetap mengacu kepada ketentuan dalam peraturan perundangan yang berlaku.

Sumber :  https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/pengumuman/Pages/OJK-Cabut-Sanksi-PT-Kantata-Mitra-Jamindo-karena-Sudah-Penuhi-Ketentuan-Ekuitas-Minimum-Perusahaan-Pialang-Asuransi.aspx

 


OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi

OJK Cabut Sanksi PT Kantata Mitra Jamindo karena Sudah Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Perusahaan Pialang Asuransi


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK dalam pengaturan dan pengawasan pasar modal dan lembaga keuangan, serta menggantikan peran Bank Indonesia dalam pengaturan dan pengawasan bank, serta untuk melindungi konsumen industri jasa keuangan.

TUJUAN
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan:
Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel,
Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan
Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

FUNGSI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.

TUGAS
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.

Visi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah menjadi lembaga pengawas industri jasa keuangan yang terpercaya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat, dan mampu mewujudkan industri jasa keuangan menjadi pilar perekonomian nasional yang berdaya saing global serta dapat memajukan kesejahteraan umum.

Misi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah:
Mewujudkan terselenggaranya seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel;
Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil;
Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.​​

Share The Knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •