Insurtech Peluang atau Ancaman ?

Insurtech Peluang atau Ancaman ?

Insurtech Peluang atau Ancaman ? Bagi Pasar Asuransi di Indonesia ?

Insurtech menurut Investopedia, di definisikan sebagai berikut :

Insurtech refers to the use of technology innovations designed to squeeze out savings and efficiency from the current insurance industry model. Insurtech is a portmanteau of “insurance” and “technology” that was inspired by the term fintech. The belief driving insurtech companies is that the insurance industry is ripe for innovation and disruption. Insurtech is exploring avenues that large insurance firms have less incentive to exploit, such as offering ultra-customized policies, social insurance, and using new streams of data from internet-enabled devices to dynamically price premiums according to observed behavior.


Update Berita


Secara Sederhana, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada Maret tahun lalu menjelaskan tentang Insurtech, yang awalnya ter-inspirasi oleh adanya Fintech, dimana Aplikasi FInansial dan perbankan serta lembaga keuangan dilakukan melalui proses Digital dengan menggunakan Teknologi.

Menurut pendapatnya, Insurtech ini justru memberikan kemudahan dan kecepatan proses asuransi, selain itu juga efisiensi dari kedua belah pihak, baik perusahaan Asuransi maupun Konsumen. Dunia Asuransi di masa datang, dunia asuransi ke depan cara kerjanya akan berbasiskan big data. Sehingga mobilitas terpantau dan terintegrasi secara cepat dan juga seksama.

Perubahan ini tentunya akan menggeser industri konvensional menjadi berbasis digital, dalam hampir seluruh sektor industri dan perdagangan, termasuk Asuransi.

Saat ini Perusahaan-Perusahaan Asuransi banyak yang mulai bergerak bekerjasama dengan Perusahaan Startup Insuretech untuk memiliki basis segmen pasar direct kepada konsumen. Akan tetapi memang, Produk-produk yang bisa di pasarkan melalui Insurtech ini adalah untuk produk asuransi retail, seperti : Asuransi Kendaraan, Asuransi Mobil, Asuransi Motor, Asuransi Kesehatan, Asuransi Perjalanan, Asuransi Properti (Rumah, Kantor, Gudang, Restoran, Toko), Asuransi Jiwa Berjangka, Asuransi Tunjangan Hidup, bahkan BPJS Ketenagakerjaan.

Jenis Produk yang dipasarkan cenderung Produk Paket yang sudah baku dengan beberapa opsi penambahan luas jaminan atau nilai jaminan yang telah disediakan dan dikemas oleh Perusahaan Asuransi (Meskipun dipasarkan oleh Agen atau Broker Asuransi.

Produk yang diluncurkan melalui Insurtech tentu saja belum bisa menjawab kebutuhan Asuransi yang lebih kompleks atau industri skala besar yang tentunya memerlukan proses kontes/Bid/Tender, dengan Disain Jaminan Kondisi dan syarat yang sangat spesifik “tailor-made” sesuai dengan jenis risiko yang dihadapi dan jaminan yang dibutuhkan tentunya disesuaikan dengan budget dan analisa risiko kualitatif dan kuantitatif lainnya.

Jadi, mari kita lihat pergerakannya dikemudian hari, karena saat ini proses transformasi era konvensional dengan menghadapi transisi ke era digital.

Konsultasikan seluruh permasalahan asuransi anda secara gratis kepada petugas dan tenaga ahli kami.

Share The Knowledge!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares